Search

Tak Hanya Masker, Dishub dan Karang Taruna Salurkan 3.200 Liter Air Bersih




KETAPANG
– Kondisi kabut asap yang semakin tebal di sejumlah wilayah Kabupaten Ketapang mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ketapang bersama Karang Taruna Kabupaten Ketapang turun langsung ke tengah masyarakat.


Pada Jumat (18/9/2026) pagi, kedua pihak membagikan 2.500 lembar masker gratis kepada masyarakat yang melintas di dua titik, yakni Bundaran Tugu Ale-Ale dan Bundaran Tugu Kedondong.

Kegiatan tersebut dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Dinas Perhubungan.

Pembagian masker dilakukan ketika kondisi udara di Kabupaten Ketapang mulai dipenuhi asap. Situasi tersebut membuat masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan harus lebih memperhatikan perlindungan diri, terutama pengguna jalan yang setiap hari melakukan mobilitas di kawasan perkotaan.

Petugas Dishub bersama anggota Karang Taruna terlihat berada di sejumlah titik lalu lintas untuk membagikan masker secara langsung kepada pengendara maupun masyarakat yang melintas.

Sebanyak 2.500 masker disiapkan dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi udara yang berasap.

Kabut asap bukan hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat yang berlangsung di ruang terbuka.

Masyarakat yang harus bepergian, bekerja, berdagang, maupun menjalankan aktivitas lainnya di luar rumah tetap harus berhadapan dengan kondisi udara yang dipenuhi asap.

Di kawasan jalan raya, keberadaan asap juga menjadi perhatian karena kondisi udara yang berkabut dapat membuat suasana berkendara menjadi kurang nyaman. Dalam kondisi tertentu, jarak pandang pengguna jalan juga dapat ikut terpengaruh sehingga kewaspadaan saat berkendara menjadi semakin penting.

Karena itu, pembagian masker yang dilakukan Dishub dan Karang Taruna menjadi salah satu bentuk respons sosial yang diarahkan langsung kepada masyarakat pengguna jalan.

Masker dibagikan secara gratis agar masyarakat yang berada di luar ruangan memiliki perlindungan dasar ketika harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang berasap.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penanganan dampak kabut asap tidak hanya menjadi perhatian pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan sosial Dishub dan Karang Taruna tidak berhenti pada pembagian masker.

Pada hari yang sama, kedua pihak juga menyalurkan 3.200 liter air bersih kepada masyarakat Desa Sukamaju, Kecamatan Muara Pawan.

Penyaluran air tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang.

Kemarau yang berlangsung di sejumlah wilayah Kabupaten Ketapang berdampak terhadap ketersediaan air bagi masyarakat. Kondisi tersebut membuat distribusi air bersih menjadi salah satu kebutuhan penting yang harus mendapat perhatian bersama.

Karang Taruna Kabupaten Ketapang sebelumnya telah melakukan kegiatan penyaluran air bersih sejak awal Agustus 2026. Aksi tersebut terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

Kepala Desa Sukamaju, Supriadi, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Karang Taruna Kabupaten Ketapang yang terus menggalakkan semangat gotong royong untuk membantu masyarakat.

Menurutnya, dukungan berupa penyaluran air bersih sangat membantu masyarakat Desa Sukamaju yang menghadapi dampak kemarau.

“Terima kasih kepada Karang Taruna dalam menggalakkan gotong royong dalam hal membantu masyarakat mengatasi kekeringan, khususnya Desa Sukamaju. Kami menyambut baik Karang Taruna Kabupaten dalam penyaluran air bersih untuk masyarakat kami,” ujar Supriadi.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus dilakukan sehingga masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih dapat terbantu.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Ketapang, Dwi Rachmat Zuhri, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk hadir membantu masyarakat yang terdampak kemarau panjang.

Dwi juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Ketapang selaku Pembina Umum Karang Taruna yang terus mengarahkan organisasi tersebut agar aktif bergerak membantu masyarakat.

“Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Ketapang yang merupakan Pembina Umum Karang Taruna untuk mengarahkan kami agar selalu bergerak dalam penyaluran air bersih kepada masyarakat Kabupaten Ketapang,” kata Dwi.

Ia mengatakan kegiatan distribusi air bersih telah dilakukan sejak awal Agustus dan masih terus berjalan hingga September 2026.

“Kami melakukan kegiatan ini dari awal Agustus hingga saat ini dan kami disambut baik oleh Bapak Kades. Semoga kerja sama dan kolaborasi ini terus terjalin dalam menyelesaikan kekeringan di tengah masyarakat. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Kegiatan pada 18 September tersebut memperlihatkan dua persoalan yang tengah dihadapi masyarakat Ketapang, yakni kabut asap dan dampak kemarau panjang.

Pembagian masker di Bundaran Tugu Ale-Ale dan Bundaran Tugu Kedondong menyasar masyarakat yang beraktivitas dan melakukan perjalanan di tengah kondisi udara berasap. Sementara penyaluran 3.200 liter air bersih di Desa Sukamaju ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan.

Kolaborasi Dishub dan Karang Taruna tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial melalui aksi nyata di lapangan.

Di tengah kondisi lingkungan yang membutuhkan perhatian bersama, keterlibatan pemerintah, organisasi kepemudaan, pemerintah desa, serta masyarakat menjadi penting untuk menghadapi dampak kabut asap dan kemarau panjang secara bersama-sama.


0 Komentar