Search

Kekeringan Panjang Landa Ketapang, Karang Taruna Gandeng Dispora Salurkan 1.300 Liter Air Bersih ke Warga Mulia Baru



KETAPANG – Karang Taruna Kabupaten Ketapang kembali menjalin kolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Ketapang dalam kegiatan penyaluran air bersih bagi masyarakat terdampak kemarau panjang. Kali ini, distribusi air difokuskan ke wilayah RT 11 RW 04, Desa Mulia Baru, Kelurahan Mulia Baru, Jumat (4/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Karang Taruna menyalurkan air bersih dengan total kapasitas 1.300 liter kepada masyarakat setempat. Adapun Dispora Kabupaten Ketapang berperan mendukung kegiatan melalui pengadaan armada yang digunakan dalam proses penyaluran air bersih ke lokasi.

Kegiatan ini merupakan respons atas kondisi darurat yang dialami masyarakat setempat, menyusul belum turunnya hujan di wilayah Ketapang dan sekitarnya dalam beberapa waktu terakhir. Kemarau berkepanjangan tersebut berdampak signifikan terhadap ketersediaan air bersih, khususnya bagi warga yang bermukim di kawasan yang selama ini memang rawan mengalami kesulitan air.

Warga RT 11 RW 04 Kelurahan Mulia Baru menjadi salah satu wilayah yang merasakan dampak kondisi tersebut. Akses masyarakat terhadap sumber air bersih di daerah ini cukup terbatas, bahkan dalam kondisi normal sekalipun. Situasi semakin diperparah dengan minimnya curah hujan yang biasanya menjadi salah satu sumber air bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Kedatangan tim Karang Taruna disambut antusias oleh masyarakat. Sejumlah warga terlihat langsung mendatangi lokasi penyaluran dengan membawa wadah air untuk menerima bantuan. Raut lega dan senyum warga terlihat ketika air bersih mulai didistribusikan ke rumah-rumah masyarakat.

Bagi warga, bantuan tersebut menjadi sesuatu yang sangat berarti di tengah kondisi kemarau yang masih berlangsung. Air yang disalurkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang sedang menghadapi keterbatasan air bersih.

Salah seorang warga mengungkapkan rasa terima kasih atas kedatangan Karang Taruna bersama Dispora Kabupaten Ketapang. Menurutnya, bantuan air bersih sangat membantu masyarakat, terutama ketika sumber air yang biasa digunakan warga mulai sulit diperoleh.

"Alhamdulillah kami sangat terbantu dengan adanya bantuan air bersih ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada Karang Taruna dan Dispora yang sudah datang membantu masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut selama kondisi kemarau masih terjadi," ungkap warga.

Antusiasme warga juga terlihat dari keterlibatan mereka saat proses distribusi berlangsung. Masyarakat secara bersama-sama membantu mengatur wadah air dan memastikan penyaluran berjalan tertib. Suasana tersebut menunjukkan adanya semangat gotong royong antara masyarakat dan para pemuda yang hadir di tengah kondisi sulit akibat kemarau panjang.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ketapang, Doni Andriawan, S.STP., M.E., menyampaikan dukungannya terhadap kolaborasi ini. Ia berharap para pemuda di Kabupaten Ketapang dapat semakin aktif dalam aksi sosial kemasyarakatan.

"Kami sangat mendukung kolaborasi dalam penyaluran air bersih, di mana kita harapkan agar para pemuda di Kabupaten Ketapang bisa aktif dalam aksi sosial. Kita ketahui Karang Taruna begitu gencar memberikan bantuan air bersih ke beberapa desa di Kabupaten Ketapang, tentunya kegiatan ini selaras dengan instansi kami. Semoga kolaborasi ini memberikan manfaat yang banyak untuk masyarakat di Kabupaten Ketapang," ujar Doni.

Kolaborasi antara Karang Taruna dan Dispora Ketapang dalam penyaluran air bersih bukan kali pertama dilakukan. Sinergi kedua pihak ini menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam merespons kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya di tengah situasi krisis air yang terjadi di berbagai wilayah kabupaten.

Bagi Karang Taruna, penyaluran air bersih bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari kepedulian pemuda terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Kehadiran para pemuda di tengah warga diharapkan dapat memperkuat semangat solidaritas dan gotong royong dalam menghadapi dampak kemarau panjang.

Penyaluran 1.300 liter air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban warga Mulia Baru dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, mulai dari konsumsi, memasak, hingga keperluan sanitasi, selama musim kemarau masih berlangsung.

Senyum dan ucapan terima kasih warga menjadi gambaran sederhana bahwa di tengah keterbatasan air, kehadiran dan kepedulian menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi masyarakat.

0 Komentar