KETAPANG — Ketua Srikandi Ketapang Mandiri turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Pelang, Kabupaten Ketapang, untuk menyerahkan bantuan sekaligus ikut memadamkan api di sejumlah titik yang masih dapat dijangkau.
Bantuan berupa air mineral dan snack box diserahkan langsung kepada petugas di Posko Pemadam Kebakaran Pelang sebagai bentuk dukungan bagi para petugas yang berjuang di lapangan. Selain menyerahkan bantuan, Ketua Srikandi Ketapang Mandiri bersama tim turut membantu proses pemadaman di lokasi.
Ketua Srikandi Ketapang Mandiri menyampaikan terima kasih kepada HS Air Mineral atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan sosial tersebut dapat terlaksana. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh anggota Srikandi Ketapang Mandiri, baik ibu maupun bapak, yang meluangkan waktu dan tenaga untuk turun langsung dalam kegiatan tersebut.
Karhutla di wilayah Pelang turut berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, khususnya para pelaku UMKM yang tergabung dalam Srikandi Ketapang Mandiri. Kabut asap yang menyelimuti wilayah tersebut membuat aktivitas jual beli lesu, bahkan kegiatan belajar-mengajar di sekolah terpaksa diliburkan akibat kualitas udara yang memburuk.
Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Srikandi Ketapang Mandiri menegaskan bahwa kepedulian terhadap hutan seharusnya tidak hanya muncul saat kebakaran terjadi, melainkan harus diwujudkan melalui upaya pencegahan sejak dini.
“Menjaga hutan bukan hanya ketika terjadi kebakaran. Yang paling penting adalah bagaimana kita melakukan pencegahan agar kebakaran tidak terjadi. Dampaknya sangat luas, bukan hanya terhadap lingkungan dan kesehatan, tetapi juga terhadap aktivitas ekonomi masyarakat dan UMKM,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan, serta segera melaporkan titik api yang ditemukan menjadi kunci utama dalam mencegah meluasnya karhutla.
Srikandi Ketapang Mandiri berharap sinergi antara pemerintah, perusahaan, petugas pemadam kebakaran, pelaku usaha, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat, baik dalam upaya pencegahan maupun penanganan karhutla ke depan


0 Komentar