Search

Krisis Air Bersih Melanda Pematang Gadung, Karang Taruna Ketapang Turun Tangan

 

 KETAPANG — Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sepanjang 2026 mulai memberikan dampak serius terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah. Kondisi cuaca ekstrem yang disertai kebakaran hutan dan lahan serta minimnya curah hujan selama beberapa bulan membuat sebagian masyarakat kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut salah satunya dirasakan masyarakat Desa Pematang Gadung, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang. Menyikapi persoalan tersebut, Karang Taruna Kabupaten Ketapang kembali bergerak cepat dengan menyalurkan dan mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Karang Taruna Kabupaten Ketapang mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Ketapang. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama membantu masyarakat yang terdampak kemarau panjang dan mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Kedatangan tim penyalur air bersih disambut antusias oleh masyarakat Desa Pematang Gadung. Warga berbondong-bondong mendatangi lokasi pendistribusian untuk mendapatkan air yang sangat dibutuhkan untuk kebutuhan rumah tangga.

Suasana tersebut menunjukkan bahwa bantuan air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat di tengah kondisi kemarau yang telah berlangsung lebih dari dua bulan.

Raut lega dan rasa syukur tampak dari wajah warga yang menerima bantuan. Kehadiran Karang Taruna bersama unsur pemerintah dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang saat ini menghadapi keterbatasan sumber air bersih.

Kepala Desa Pematang Gadung, Sahlimin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam kegiatan tersebut.

Terima kasih. Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Karang Taruna Indonesia, Karang Taruna Provinsi, dan Karang Taruna Kabupaten Ketapang serta Pemerintah Kabupaten Ketapang yang telah mendistribusikan air bersih untuk masyarakat Pematang Gadung,” ungkap Sahlimin

Menurutnya, kondisi kemarau yang berlangsung cukup panjang membuat masyarakat membutuhkan dukungan dan perhatian dari berbagai pihak. Ia berharap kegiatan sosial tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan air bersih, tetapi juga mampu mendorong kepedulian generasi muda di Desa Pematang Gadung.

“Semoga kegiatan seperti penyaluran air bersih ini bisa memberikan arahan kepada pemuda Pematang Gadung dalam menghadapi cuaca ekstrem yang sudah berjalan sekitar dua bulan lebih,” tambahnya.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Ketapang, Dwi Rahmat Zuhri, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian sosial Karang Taruna terhadap masyarakat yang terdampak kemarau panjang.

Menurut Dwi, kondisi yang terjadi saat ini membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Persoalan kekurangan air bersih tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah atau organisasi tertentu, tetapi membutuhkan semangat gotong royong dari seluruh lapisan masyarakat.

“Kami berharap masyarakat Kabupaten Ketapang tetap kuat dan saling membantu menghadapi kondisi kemarau panjang ini. Ketika ada saudara kita yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk hadir dan membantu sesuai kemampuan masing-masing,” ujar Dwi Rahmat Zuhri.

Ia juga mengajak para pemuda di berbagai desa untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Menurutnya, pemuda memiliki peran penting dalam membangun gerakan sosial, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi darurat akibat cuaca ekstrem dan kekeringan.

Karang Taruna Kabupaten Ketapang, lanjut Dwi, akan terus berupaya berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah yang mengalami krisis air bersih.

“Harapan kami, semoga hujan segera turun dan kondisi kembali normal. Namun selama masyarakat masih menghadapi kesulitan, kita jangan berhenti untuk saling membantu. Mari kita jaga semangat gotong royong dan kepedulian sosial agar tidak ada masyarakat yang merasa menghadapi kondisi ini sendirian,” katanya.

Penyaluran air bersih di Desa Pematang Gadung menjadi salah satu gambaran pentingnya kolaborasi antara organisasi kepemudaan, pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi dampak kemarau panjang.

Di tengah keterbatasan sumber air dan kondisi cuaca ekstrem, bantuan sekecil apa pun dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan.

Karena itu, seluruh elemen masyarakat Kabupaten Ketapang diharapkan dapat bersama-sama menjaga kepedulian dan semangat gotong royong. Pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, komunitas, pemuda hingga masyarakat umum dapat mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing.


Kemarau panjang merupakan persoalan bersama yang membutuhkan solidaritas bersama. Dengan saling membantu, berbagi sumber daya dan memperkuat koordinasi, beban masyarakat yang terdampak diharapkan dapat diringankan hingga kondisi cuaca kembali normal.

Karang Taruna Kabupaten Ketapang bersama seluruh pihak yang terlibat berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Pematang Gadung sekaligus menjadi pengingat bahwa dalam menghadapi situasi sulit, kekuatan terbesar masyarakat adalah kepedulian dan semangat untuk saling membantu. Dik

0 Komentar