Search

Kesetiakawanan Sosial: Ketika Semua Unsur Bersatu Melawan Api



Ketapang - 26 Agustus 2026 Dalam upaya penanggulangan karhutla di Desa Sungai Awan Kanan, Kecamatan Muara Pawan, yang berbatasan dengan Desa Tanjungpura, Bupati Ketapang turun langsung ke lapangan bersama sejumlah unsur terkait.

Bupati Ketapang didampingi oleh Kalak BPBD Kabupaten Ketapang, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ketapang, jajaran Polsek Muara Pawan, tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Camat Muara Pawan, Kepala Desa Sungai Awan Kanan, personel Manggala Agni, unsur TNI dari Yonif TP 832 Pawan Asasta, Kodim 1203, dan Koramil, serta Ketua Karang Taruna Kabupaten Ketapang.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa penanggulangan karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan lintas sektor. Masing-masing unsur hadir dengan tugas dan tanggung jawabnya, mulai dari pemadaman dan pengendalian api, dukungan keamanan, kesehatan, mobilitas dan koordinasi lapangan, hingga dukungan sosial bagi para petugas dan relawan.

Di tengah kondisi lapangan yang penuh tantangan, Bupati Ketapang tidak hanya melakukan peninjauan, tetapi turun langsung ikut memadamkan kobaran api bersama personel dan relawan.

Pada kesempatan yang sama, dukungan bagi petugas dan relawan juga diberikan melalui penyerahan susu murni, air minum elektrolit, vitamin C, dan air mineral. Bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian untuk menjaga kondisi dan stamina mereka yang bekerja di tengah panas, asap, dan medan yang berat.

Kehadiran Ketua Karang Taruna Kabupaten Ketapang dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan kesetiakawanan sosial. Terlebih, Bupati Ketapang merupakan Pembina Umum Karang Taruna, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2025 tentang Karang Taruna.

Tidak hanya hadir dalam kegiatan peninjauan, Karang Taruna Kabupaten Ketapang juga aktif menyalurkan air bersih kepada masyarakat yang terdampak musim kemarau. Selain itu, bantuan turut diberikan kepada petugas karhutla yang bertugas di Desa Pelang dan Desa Tanjungpura. Para petugas karhutla di lapangan pun merespons positif kegiatan dan bantuan yang diberikan oleh Karang Taruna Kabupaten Ketapang tersebut.

Dalam konteks ini, Karang Taruna hadir bukan untuk mengambil alih tugas unsur teknis, melainkan mengambil bagian sesuai peran sosialnya—mendukung, membantu, dan menunjukkan kepedulian terhadap mereka yang sedang berjuang di lapangan.

Sebab kesetiakawanan sosial tidak berhenti pada slogan. Ia harus terlihat ketika ada masyarakat yang membutuhkan, ketika petugas membutuhkan dukungan, dan ketika lingkungan membutuhkan kepedulian.

Di titik api itu, seluruh unsur memiliki peran masing-masing. Tidak ada yang lebih penting dari yang lain. Semua hadir dengan tugas, tanggung jawab, dan kepedulian yang sama: membantu mengendalikan karhutla dan melindungi masyarakat serta lingkungan Kabupaten Ketapang.

Salam Kesetiakawanan Sosial! Salam Aditya Karya Mahatva Yodha!


0 Komentar