Search

Kemarau Panjang, Karang Taruna Ketapang Distribusikan Air Bersih ke Warga Harapan Baru



KETAPANG — Kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Kondisi tersebut turut dirasakan warga Desa Harapan Baru, Kecamatan MHS, yang berada di wilayah pesisir.

Selain minimnya sumber air akibat musim kemarau, masyarakat di kawasan tersebut juga menghadapi persoalan air payau dan asin akibat kontaminasi air laut. Kondisi ini membuat kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari semakin sulit dipenuhi.

Situasi tersebut mendorong Karang Taruna Kabupaten Ketapang bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ketapang untuk melakukan pendistribusian air bersih ke Desa Harapan Baru, Minggu (23/8/2026).

Widan, salah satu Pengurus Karang Taruna Kecamatan MHS yang menjabat sebagai bendahara, mengatakan krisis air bersih sangat dirasakan masyarakat, terlebih menjelang peringatan Hari Raya Maulid Nabi.

"Kita mengalami krisis air bersih. Ini sangat berdampak sekali, apalagi kita menjelang Hari Raya Maulid Nabi," ujar Widan.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Karang Taruna Kabupaten Ketapang, Dwi Rahmat Zuhri, mengarahkan pelaksanaan kegiatan penyaluran air bersih ke Desa Harapan Baru.

"Minggu, 23 Agustus pagi sesuai rencana, kita akan menyalurkan air bersih bersama Dinas Lingkungan Hidup Ketapang. Semoga dapat bermanfaat," ujarnya.

Tim Karang Taruna kemudian bergerak menuju Desa Harapan Baru dengan menggunakan fasilitas kendaraan dari Dinas LH Ketapang. Dalam perjalanan, tim sempat berhenti di sejumlah titik sebelum memasuki wilayah Pesaguan.

Beberapa warga yang mengetahui adanya distribusi air bersih turut meminta bantuan. Tim pun membagikan air kepada warga dengan tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat di lokasi tujuan.

"Masing-masing dua galon ya, Ibu, karena kita akan distribusi ke Desa Harapan Baru," ujar Herie Handoko saat mengatur pembagian air agar warga di sejumlah titik tetap mendapatkan bagian.

Setibanya di Desa Harapan Baru, warga, khususnya kaum perempuan, tampak antusias membawa galon menuju truk pengangkut air untuk mendapatkan pasokan air bersih.

Bagi masyarakat, terutama ibu rumah tangga, keberadaan air bersih menjadi kebutuhan yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan aktivitas rumah tangga sehari-hari.

"Kita ibu-ibu paling merasakan, karena kita juga mengurus dapur, di mana air adalah kebutuhan pokok rumah tangga. Bersyukur hari ini datang bantuan dari Karang Taruna dan Dinas LH," ujar salah seorang warga.

Penyaluran air bersih tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau panjang. Kolaborasi Karang Taruna Kabupaten Ketapang dan Dinas LH juga menjadi wujud kepedulian terhadap warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Semangat kesetiakawanan sosial, solidaritas dan gotong royong menjadi nilai yang terus diusung Karang Taruna Kabupaten Ketapang dalam merespons persoalan yang dihadapi masyarakat.

Melalui ikhtiar bersama tersebut, diharapkan masyarakat yang terdampak krisis air bersih dapat terbantu dan mampu melewati tantangan musim kemarau dengan lebih baik. Tim

0 Komentar