KETAPANG – Bupati Ketapang Alexander Wilyo berziarah ke Kompleks Makam Ratu Elok di Desa Ratu Elok, Kecamatan Manis Mata, Kamis (30/7/2026).
Ziarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Bupati Ketapang dalam rangka menghadiri sekaligus membuka Pagelaran Seni Budaya Melayu Kecamatan Manis Mata.
Bagi Alexander Wilyo, ziarah ke makam para pendahulu bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap tokoh-tokoh yang memiliki peran dalam perjalanan sejarah dan perkembangan peradaban di wilayah Manis Mata.
"Bagi saya, ziarah ini bukan sebatas mengenang masa lalu, melainkan bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah meletakkan jejak sejarah dan membangun peradaban di tanah Manis Mata," ujar Alexander Wilyo.
Menurutnya, keberadaan makam bersejarah menjadi pengingat bahwa setiap daerah memiliki identitas, nilai, serta warisan budaya yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut berdoa bersama pelaku sejarah dan sepuh juriat Kerajaan, di antaranya H. Gusti Baitahir dan Gusti Jusni, Kepala Desa Ratu Elok Mery, Kepala Desa Manis Mata, unsur TNI-Polri, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Alexander berharap nilai-nilai yang diwariskan para leluhur dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga persatuan, merawat kebudayaan, dan membangun Kabupaten Ketapang tanpa melupakan akar sejarahnya.
Ia menegaskan bahwa warisan budaya tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus dirawat dan diwariskan kepada generasi penerus.
"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati sejarah dan menghargai jasa para pendahulunya," katanya.
Momentum ziarah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga situs sejarah dan warisan budaya sebagai bagian dari identitas Kabupaten Ketapang.


0 Komentar