Search

Jembatan Sungai Lingkaran Rusak, Alexander Wilyo Gerak Cepat Respons Warga



KETAPANG
– Perjalanan pulang dari Kecamatan Simpang Hulu kali ini membawa Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., untuk berhenti sejenak di ruas jalan Sepahan–Ulak Medang. Saat melintasi Jembatan Sungai Lingkaran yang terletak di Dusun 1 Tanjung Ping-ping, RT 01, Desa Ulak Medang, Kecamatan Muara Pawan, kondisi infrastruktur yang dilewati warga setiap hari menarik perhatian Alexander Wilyo, S.STP., M.Si. Tanpa ragu, Bupati Ketapang turun dari kendaraan dan berjalan kaki menyeberanginya untuk melihat kondisi sebenarnya.

Bagi Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., hadir di lapangan jauh lebih bermakna daripada sekadar membaca laporan. Saat berdiri di atas jembatan, Bupati Ketapang bisa merasakan getaran setiap kali kendaraan melintas dan melihat beberapa titik kerusakan yang perlu segera mendapat penanganan. Ini bukan sekadar data teknis, melainkan realitas kenyamanan dan keamanan yang menyangkut aktivitas warga sehari-hari.

Di lokasi, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., berbincang santai dengan Kepala Desa dan beberapa warga yang kebetulan melintas. Dalam obrolan hangat tersebut, seorang warga menyampaikan kecemasannya setiap kali anak-anak berangkat sekolah atau saat para petani mengangkut hasil panen, terutama ketika cuaca kurang bersahabat. Cerita-cerita tulus seperti inilah yang selalu mengingatkan Bupati Ketapang betapa pentingnya kehadiran pemerintah dalam merespons kebutuhan mendesak masyarakat.

Mendengar hal itu, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., langsung memeriksa bagian-bagian jembatan yang paling rawan. Bupati Ketapang menyampaikan kepada warga bahwa perbaikan infrastruktur dilakukan secara bertahap dan berkeadilan, dengan memprioritaskan titik-titik yang kondisinya paling mendesak untuk keselamatan bersama. Pembangunan harus merata, namun pemerintah juga harus tanggap pada urgensi di lapangan.

"Kondisi Jembatan Sungai Lingkaran ini akan segera kami masukkan dalam perencanaan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur. Kita akan kawal bersama agar perbaikannya dapat segera direalisasikan," jelas Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., kepada warga di sana.

Komitmen ini disampaikan Bupati Ketapang sebagai bentuk tanggung jawab setelah menyaksikan sendiri urgensinya di lapangan. Bagi Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., memperbaiki jembatan ini bukan sekadar urusan beton dan besi. Ini adalah upaya untuk memastikan anak-anak bisa berangkat sekolah dengan lebih tenang, para ibu bisa beraktivitas tanpa khawatir, dan para petani bisa mengangkut hasil bumi dengan lancar.

Tugas pemerintah adalah menyediakan infrastruktur yang layak agar roda perekonomian desa tetap berputar dan warga merasa terlindungi. Aspirasi warga Ulak Medang telah tercatat sebagai bagian dari daftar kebutuhan infrastruktur daerah yang akan diproses secara adil dan transparan. Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., mengajak seluruh pihak mewujudkannya bersama dalam tindakan nyata.

0 Komentar