KETAPANG – Desa Sungai Kinjil, Kecamatan Benua Kayong, resmi ditetapkan sebagai wakil Kalimantan Barat pada ajang Lomba Kampung Keluarga Berkualitas (KB) tingkat nasional tahun 2026 setelah berhasil meraih peringkat pertama tingkat provinsi.
Prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, kader masyarakat, dan warga dalam memperkuat pembangunan berbasis keluarga melalui Program Bangga Kencana sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Desa Sungai Kinjil, kader Posyandu, TP PKK, serta pemerintah desa atas dedikasi dan komitmen bersama dalam membangun Kampung Keluarga Berkualitas.
“Prestasi ini bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga bentuk nyata keberhasilan membangun kualitas keluarga, kesehatan masyarakat, dan generasi yang berdaya saing,” ujar Bupati Ketapang.
Menurut Alexander Wilyo, keberhasilan Desa Sungai Kinjil sejalan dengan visi “Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang Maju dan Mandiri”, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan sosial masyarakat yang berkelanjutan.
Ia menilai keberadaan Kampung KB tidak hanya berfokus pada program kependudukan dan keluarga berencana semata, tetapi juga menjadi pusat penguatan pelayanan kesehatan, pendidikan keluarga, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan warga desa.
Pemerintah Kabupaten Ketapang, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan penuh dalam menghadapi penilaian tingkat nasional, baik melalui pendampingan, penguatan program, maupun koordinasi lintas sektor agar Desa Sungai Kinjil mampu tampil maksimal membawa nama baik Kalimantan Barat di tingkat nasional.
Selain itu, keberhasilan Desa Sungai Kinjil diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus model percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Ketapang dalam membangun kualitas keluarga dan masyarakat secara berkelanjutan.
Alexander Wilyo juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi dalam mendukung program pembangunan keluarga sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.
“Pembangunan daerah yang kuat dimulai dari keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas. Karena itu, keberhasilan ini harus menjadi motivasi bersama untuk terus membangun masyarakat Ketapang yang unggul dan mandiri,” pungkasnya.

.jpg)
0 Komentar