KETAPANG – Sebuah tonggak penting dalam peningkatan konektivitas transportasi udara di Kabupaten Ketapang segera terwujud. Pemerintah Kabupaten Ketapang memastikan rute penerbangan langsung (direct flight) yang menghubungkan Ketapang dengan Jakarta akan mulai beroperasi pada 5 Juni 2026.
Pembukaan rute strategis ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam memangkas waktu tempuh perjalanan sekaligus meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat yang selama ini harus transit melalui Pontianak.
Wujud Komitmen Pemerintah Daerah
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Fly Jaya atas terealisasinya rute penerbangan langsung tersebut. Menurut Bupati Ketapang Alexander Wilyo, pembukaan jalur penerbangan ini bukan sekadar urusan bisnis, melainkan hasil dari proses panjang dan perjuangan pemerintah daerah sejak tahun lalu.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan terima kasih kepada PT Fly Jaya atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin. Kehadiran rute penerbangan langsung ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghemat waktu perjalanan serta meningkatkan konektivitas daerah.
Dukungan Operasional dan Infrastruktur
Penerbangan langsung Ketapang–Jakarta akan dilayani oleh PT Fly Jaya, maskapai bertarif rendah (low-cost carrier/LCC) yang berfokus pada konektivitas regional.
Direktur Niaga PT Fly Jaya, Ary Mercyanto, menjelaskan bahwa pada tahap awal maskapai akan mengoperasikan pesawat tipe ATR 72-500 dengan frekuensi tiga kali dalam seminggu sebagai tahap uji coba operasional.
Adapun rincian operasional penerbangan sebagai berikut:
- Rute: Bandara Rahadi Oesman (KTG) – Bandara Halim Perdanakusuma (HLP)
- Target operasional perdana: 5 Juni 2026
- Frekuensi: 3 kali dalam seminggu (tahap uji coba)
Dari sisi kesiapan teknis, pihak Bandara Rahadi Oesman menyatakan telah siap sepenuhnya. Kasi Pelayanan dan Kerja Sama Bandara Rahadi Oesman, Donny S. Harris, menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan kenyamanan penumpang di terminal bandara guna menyambut peningkatan aktivitas penerbangan baru tersebut.
Dampak Ekonomi dan Sektor Industri
Pembukaan rute penerbangan langsung ini juga disambut positif oleh pelaku usaha serta perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Ketapang. Akses langsung menuju Jakarta dinilai akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan, antara lain:
- mempercepat mobilisasi karyawan dan perjalanan dinas perusahaan;
- menurunkan biaya logistik dan operasional perjalanan;
- menarik minat investasi melalui kemudahan aksesibilitas wilayah.
Dengan terhubungnya Ketapang dan Jakarta secara langsung, Kabupaten Ketapang diprediksi akan mengalami percepatan pertumbuhan ekonomi serta semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan di Kalimantan Barat.
Kebijakan ini juga selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Ketapang, yaitu “Pembangunan berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang maju dan mandiri,” melalui pemerataan akses transportasi, peningkatan pelayanan publik, serta percepatan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.


0 Komentar