Search

Bupati Ketapang Resmikan Rute Perdana Ketapang–Pangkalan Bun pada HUT ke-608 Kabupaten Ketapang

 

KETAPANG – Momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Ketapang ke-608 menjadi semakin istimewa dengan hadirnya langkah strategis dalam memperkuat konektivitas daerah. Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si. meresmikan rute penerbangan perdana Ketapang–Pangkalan Bun di Bandara Rahadi Oesman, Rabu (11/3/2026).

Peresmian rute penerbangan tersebut menjadi simbol kemajuan sekaligus komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat serta mempercepat pembangunan daerah menuju Ketapang yang maju dan mandiri.

Pembukaan rute ini tidak hanya sekadar menambah jalur penerbangan baru, tetapi juga menjadi bagian dari strategi memperkuat konektivitas wilayah yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam kegiatan peresmian yang turut dihadiri Kepala Bandara Rahadi Oesman serta perwakilan manajemen maskapai Wings Air, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menegaskan bahwa konektivitas transportasi udara memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan yang berkeadilan serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurutnya, peningkatan akses transportasi akan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar arus barang dan jasa antarwilayah.

“Penambahan rute penerbangan ini merupakan tanda kemajuan bagi Kabupaten Ketapang. Ketapang yang mandiri adalah Ketapang yang terbuka. Dengan konektivitas yang semakin baik, mobilitas masyarakat akan semakin efisien dan aktivitas ekonomi dapat berkembang lebih pesat,” ujar Alexander Wilyo.

Rute penerbangan Ketapang–Pangkalan Bun dilayani menggunakan pesawat ATR 72-500 dengan kapasitas 70 penumpang. Penerbangan dijadwalkan beroperasi empat kali dalam seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Kehadiran rute baru ini diharapkan memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat, di antaranya memperluas pilihan perjalanan selain rute Ketapang–Pontianak yang telah lebih dahulu tersedia.

Selain itu, konektivitas udara juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang kini memiliki akses pasar lebih luas hingga ke wilayah Kalimantan Tengah.

Efisiensi waktu perjalanan juga menjadi keuntungan tersendiri, karena masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan darat yang memakan waktu panjang.

Pemerintah Kabupaten Ketapang juga tengah mempersiapkan langkah strategis berikutnya untuk memperkuat konektivitas transportasi udara, yakni rencana pembukaan rute langsung Ketapang–Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma pada pertengahan tahun ini.

Menurut Bupati Ketapang, peningkatan konektivitas ini menjadi bagian penting dalam membawa Ketapang menuju tingkat pembangunan yang lebih tinggi.

Ia juga menyampaikan bahwa dengan kehadiran terminal baru Bandara Rahadi Oesman yang segera beroperasi, pelayanan kepada masyarakat diharapkan akan semakin optimal dan profesional.

Keberhasilan menghadirkan rute penerbangan baru ini merupakan hasil dari sinergi antara pemerintah daerah, otoritas bandara, maskapai penerbangan, serta dukungan masyarakat.

Penambahan rute penerbangan seperti Pontianak, Pangkalan Bun, hingga rencana Jakarta menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan daerah serta memperkuat daya saing Kabupaten Ketapang di tingkat regional maupun nasional.

Sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni “Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri,” penguatan konektivitas transportasi diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pelayanan publik, serta membuka peluang kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat.

Di usia ke-608 tahun, Kabupaten Ketapang terus melangkah maju dengan optimisme untuk menjadi daerah yang semakin terbuka, mandiri, dan berkembang sebagai pusat pertumbuhan baru di wilayah Kalimantan Barat.

0 Komentar