KETAPANG — Tepat satu tahun memimpin Kabupaten Ketapang, Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan dengan menitikberatkan pada evaluasi dan pembenahan menyeluruh di berbagai sektor strategis.
Alexander Wilyo bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir resmi dilantik pada 20 Februari 2025 di Istana Negara. Memasuki tahun pertama kepemimpinan, ia menyebut periode tersebut sebagai fase pembelajaran penting di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan pemerintahan daerah yang terus berkembang.
“Puji syukur kami dapat menjalankan amanah ini selama satu tahun. Banyak dinamika yang menjadi pengalaman berharga bagi saya dan Pak Jamhuri,” ujar Alexander Wilyo usai menghadiri acara pisah sambut Dandim 1203/Ketapang di Ketapang, Jumat (20/2/2026).
Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang itu menilai pengalaman satu tahun terakhir menjadi pijakan untuk memperkuat kinerja pemerintahan dalam empat tahun ke depan. Evaluasi, kata dia, akan dilakukan secara komprehensif, mencakup aspek tata kelola pemerintahan hingga efektivitas pelaksanaan program pembangunan.
“Yang masih kurang tentu akan kami perbaiki dan tingkatkan. Program yang belum terlaksana akan kami upayakan terealisasi,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah daerah, melainkan memerlukan partisipasi aktif masyarakat, dunia usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.
Alexander mengajak masyarakat bergotong royong membangun Ketapang agar visi dan misi yang telah disampaikan saat kampanye dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan.
Di sisi lain, ia mengakui tantangan pembangunan ke depan kian kompleks. Dinamika ekonomi global dan nasional, termasuk kebijakan pemerintah pusat, turut memengaruhi arah dan prioritas pembangunan di daerah.
Meski demikian, ia memastikan pemerintah daerah akan terus bekerja maksimal bagi kepentingan masyarakat, terutama dalam pembenahan birokrasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta percepatan pembangunan infrastruktur.
“Kami akan bekerja maksimal untuk Ketapang yang lebih baik. Semua ini tentu membutuhkan dukungan bersama,” pungkasnya.


0 Komentar