Search

Tip Berbelanja di Pasar Tradisional di tengah Wabah Covid 19


Pemerintah memang tengah menggencarkan sosialisasi dan himbaun terkait pencegahan penyebaran Covid-19. Salah satu himbauannya adalah penerapan social distancing serta himbaun untuk tetap berada di rumah. Namun tentu untuk memenuhi kebutuhan khususnya penyediaan pangan bagi keluarga tentu salah satu anggota keluarga harus pergi berbelanja ke pasar atau pun kios penjual bahan makanan.

Di Ketapang sendiri beberapa pasar masih terlihat padat oleh pengunjung apalagi ditengah suasana bulan Ramdhan serta persiapan menyambut lebaran. Nah, tentu ada beberapa tips yang JWKS hendak bagikan terkait dengan kiat berbelanja di pasar dengan meminimalkan resiko di tengah pandemic covid 19, mari kita simak bersama tip-tip di bawah ini :

1. Pastikan dulu diri anda dalam keadaan sehat
Sebelum pergi ke luar rumah untuk berbelanja bahan makanan, pastikan diri Anda dalam keadaan sehat. Jika Anda menderita gejala COVID-19, yaitu demam, batuk, pilek, atau sesak napas, disarankan untuk tidak keluar rumah dan menjalani isolasi mandiri.

Untuk berbelanja bahan makanan atau kebutuhan sehari-hari, gunakanlah media sosial yang banyak menawarkan  belanja online atau layanan pesan antar. Selain praktis, cara ini dapat meminimalkan kontak dengan orang banyak sehingga mengurangi risiko Anda tertular atau menularkan covid-19.

2. Susun daftar belanja anda sebelum ke pasar
Sebelum ke pasar ada baiknya anda telah menyiapkan daftar belanjaan yang akan anda beli. Hal ini akan memudahkan apalagi bila anda susun sesuai dengan prioritas kebutuhan. Saat belanja pun jauh lebih mudah karena kita dapat membeli sesuai kebutuhan kita dan dapat mengurutkan ke pedagang mana dulu anda akan berbelanja.

3. Hindari berbelanja di jam sibuk
Hindari berbelanja pada jam sibuk untuk menghindari keramaian. Dengan begitu, risiko Anda untuk terpapar virus Corona dari orang lain juga akan lebih rendah. Jam-jam sibuk biasanya pukul 07.00 hingga pukul 09.00 dan pada sore hari pukul 15.30 hingga pukul 17.00.

Anda bisa berbelanja pada pagi-pagi sekali seperti pukul 06.00 atau pun pada jam-jam siang misalnya jam 11.00 dimana pengunjung biasanya sudah sepi. Ada keuntungan juga ketika kita belanja di jam-jam siang dimana pedagang hendak berkemas yakni harga relatif lebih murah, namun factor kesegaran dan kelengkapan barang yang dijual tentu tak sama dengan saat pagi hari.

4. Kenakan masker dan kaca mata saat keluar rumah
Saat bepergian keluar rumah untuk berbelanja, jangan lupa untuk mengenakan masker dan kaca mata. Pastikan masker yang Anda gunakan dapat menutupi hidung dan mulut Anda dengan sempurna. Kaca mata berfungsi untuk melindungi mata anda, karena ada penelitian yang menunjukkan bahwa mata menjadi bagian yang beresiko bagi masuknya virus covid-19.
Hindari menyentuh wajah dan bagian dalam masker karena dapat membuat masker terkontaminasi kuman dari tangan.

Jika ingin memperbaiki posisi masker, cuci tangan terlebih dahulu atau gunakan hand sanitizer, lalu perbaiki posisi masker dengan mengencangkan ikatan tali masker atau memperbaiki posisi tali pengait masker di telinga.

5. Bawalah selalu hand sanitizer
Anda bisa menggunakan hand sanitizer untuk membersihkan pegangan troli atau keranjang belanja yang sering dipegang oleh orang lain. Pilihlah hand sanitizer yang mengandung alkohol dengan kadar minimal 70%.

6. Jagalah jarak dengan orang lain
Saat keluar rumah, penting untuk selalu menerapkan physical distancing di mana pun Anda berada, termasuk saat berbelanja. Usahakan untuk selalu menjaga jarak setidaknya 1,5 meter dengan orang lain, baik itu penjual, petugas supermarket, maupun sesama pembeli. Terkadang kita lupa hanya untuk melihat berat timbangan dari barang yang kita beli, kita mencondongkan muka mendekat ke timbangan yang posisinya begitu dekat dengan penjualnya.

7. Stok bahan makanan
Agar Anda tidak perlu terlalu sering keluar rumah, belilah bahan makanan yang cukup untuk dikonsumsi selama 1–2 minggu. Nah ini adalah salah satu manfaat dari mencatat apa-apa saja yang akan kita beli sebelum ke pasar.

Hindari panic buying atau membeli barang-barang secara berlebihan karena dapat menghabiskan stok persediaan kebutuhan sehari-hari di pasaran, sehingga orang lain yang membutuhkannya jadi tidak kebagian.

Saat memilih makanan, pilihlah makanan yang sehat dan bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh tetap kuat, seperti buah dan sayuran, telur, ikan, daging, kacang-kacangan, tahu, dan tempe. Anda juga dapat membeli suplemen vitamin jika memang asupan nutrisi dari makanan saja dirasa tidak cukup.

8. Siapkan uang pas
Diketahui uang dapat menjadi media penyebaran covid-19. Perlu diketahui menurut penelitian virus covid 19 dapat bertahan di uang kertas pada suhu kamar hingga 4 hari. Ada baiknya tidak menggunakan uang tunai yakni dengan kartu bayar/kredit. Namun tentu tak semua orang memiliki kartu serta fasilitas di pasar tradisional yang menyediakan alat. Maka pilihan yang paling baik adalah belanja dengan uang pas. Anda bisa menyiapkan uang pecahan dari rumah. Misalnya anda membeli telur dengan harga Rp. 1.800 per butir maka anda dapat membeli 10 buah, sisanya minta penjual menambahkan jeruk sambal misalnya Rp. 2.000,-

Penting juga segera bersihkan tangan dengan hand sanitizer setelah menerima uang kembalian. Ingat, jangan menyentuh wajah dengan tangan yang belum dicuci.
Boleh juga uang dan dompet anda semprot dengan desinfektan atau dilap dengan tisu beralkohol.

9. Hindari memegang benda-benda yang banyak di pegang orang serta gunakan fasilitas cuci tangan yang tersedia di pasar.
Hindari memegang barang-barang yang beresiko karena sering dipegang orang seperti tiang lapak para penjual, lap kain yang ada di pasar dan lain-lain. Pasar-pasar tradisional saat ini menyediakan sabun dan fasilitas cuci tangan, maka cucilah tangan setelah anda berbelanja.

Tips Membersihkan Bahan Makanan yang Baru Dibeli

Hingga saat ini, belum ada bukti atau penelitian yang menyebutkan bahwa virus Corona dapat menular melalui makanan.

Meski demikian, virus Corona diketahui dapat bertahan hidup selama beberapa jam hingga beberapa hari di permukaan benda, termasuk kemasan makanan. Lamanya virus Corona bertahan di permukaan suatu benda tergantung pada bahan benda tersebut, serta suhu dan kelembapan udara di sekitarnya.

Jika Anda merasa bahwa makanan atau kemasan bahan makanan yang telah dibeli berisiko terkontaminasi virus Corona, lakukan beberapa tips berikut ini:

1. Cuci tangan, mandi dan ganti pakaian setelah berbelanja
Cucilah tangan Anda dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik setelah memegang kemasan bahan makanan, sebelum mengeluarkan bahan makanan dari kemasan, sebelum memasak, dan sebelum makan.

Kemudian mandi dan gantilah pakaian anda dengan pakaian baru. Pakaian yang baru anda ganti segera direndam dengan detergen, sebelum akhirnya di cuci dan dijemur di terik matahari.

2. Bersihkan bahan makanan yang baru dibeli
Untuk membersihkan kemasan bahan makanan, Anda dapat menggunakan hand sanitizer, alkohol, atau tisu basah dengan bahan antibakteri.

Sedangkan untuk membersihkan sayur dan buah, Anda dapat mencucinya dengan air mengalir dan sabun khusus untuk makanan selama kurang lebih 20 detik. Hindari mencuci bahan makanan dengan detergen atau disinfektan, karena produk pembersih tersebut bisa berbahaya jika tertelan.

Setelah itu, buang kantung plastik yang digunakan untuk membawa belanjaan dan bersihkan meja atau tempat lain di mana barang belanjaan diletakkan sebelumnya.

3. Olah bahan makanan hingga matang sepenuhnya
Agar lebih aman dikonsumsi, bahan makanan sebaiknya dimasak dulu hingga benar-benar matang. Pastikan juga bahan makanan tersebut sudah dicuci hingga bersih sebelum dimasak.

Berbelanja bahan makanan selama pandemi COVID-19 kesannya agal lebih ribet. Namun hal ini perlu dilakukan secara lebih berhati-hati agar kita tidak terpapar covid-19, serta bahan makanan yang kita beli juga tidak terkontaminasi oleh virus ini. Salam sehat bersama,..(Vig, JWKS)