Search

Warga Keluhkan Air PDAM yang Keruh

KualitasAir PDAM terlihat keruh (dok: warga, 19/01/19
 Sejak beberapa bulan terakhir warga kota Ketapang mengeluhkan kualitas air PDAM yang buruk dimana warnanya yang keruh/coklat tua. “Susah kita mau cuci baju kerja atau baju sekolah anak-anak yang bewarna putih akhirnya hasilnya baju bewarna kusam”, keluh Susi salah satu warga di Sukaharja.

Memang diketahui beberapa bulan terakhir kualitas air PDAM Ketapang tidak seperti biasanya yakni bewarna kecoklatan dan ketika diendapkan tak jauh berubah warnanya. Tentu hal ini mempersulit warga dimana air bersih adalah salah satu hal yang mendasar yang dibutuhkan warga.

PDAM sebagai BUMD tentu harus segera menyikapi hal ini apalagi ini akan berpengaruh pada kepuasan pelanggan yang notabene masyarakat Ketapang yang membayar iuran tiap bulan. Sementara itu  Pjs Direktur PDAM Ketapang, Juta mengatakan keruhnya air yang mengalir kerumah-rumah warga akibat sumber air baku yang digunakan pihaknya tercemar oleh air gambut.

Seperti yang dikutip di tribunpontianak.co.id pada awal Januari 2019 ia mengungkapkan buruknya kualitas air ini akibat sumber bahan baku yang terpengaruh oleh air gambut. "Pengolahan kita yang ada tidak dirancang untuk sistem air gambut, sedangkan yang terjadi sumber air baku tercemar oleh air gambut," ujarnya.

Ia melanjutkan, pihaknya berencana akan merubah sistem penampungan yang ada dengan melihat fenomena air gambut yang cukup lama ini lantaran biasanya meskipun ada air gambut mencemari sumber air baku biasanya hanya sebentar.

Tentu langkah konkrit secepatnya dari pihak PDAM sangat dibutuhkan agar masyarakat dapat menikmati layanan air bersih dengan kualitas yang baik. (JWKS)

0 Komentar